Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan 26 Kios, Polisi Olah TKP Cari Penyebab

Penulis: Wendra Kusuma  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:51:31 WIB
Petugas memadamkan api yang membakar 26 kios di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu (7/10) malam.

Kepolisian Resor Garut menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 26 kios di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Api pertama kali dilaporkan Rabu (7/10) sekitar pukul 21.30 WIB dan membakar kios di Blok A, B, C, serta Blok Mawar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara kerugian material masih didata.

GARUT — Kepala Polsek Bayongbong Iptu Mahmudi menyatakan petugas masih mendalami penyebab kebakaran dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Olah tempat kejadian perkara dilakukan setelah proses pemadaman selesai dan area sekitar dinyatakan aman.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Rabu (7/10) sekitar pukul 21.30 WIB. Titik api berada di bagian tengah dan belakang pasar, membakar kios di Blok A, B, C, dan Blok Mawar.

26 Kios Terbakar, Pendataan Masih Berlanjut

Mahmudi menyebut sementara ini 26 kios terbakar. Bangunan itu menjual berbagai kebutuhan, mulai dari sembako, sayuran, ikan asin, kelontong, plastik, kue, hingga tahu dan tempe.

Jumlah kios terdampak masih dapat bertambah. Instansi terkait masih mendata bangunan yang terbakar sekaligus menghitung kerugian material masing-masing pedagang.

"Untuk korban jiwa dalam kejadian ini nihil. Sementara kerugian materi masih dalam proses pendataan karena jumlah kios dan kerugian masing-masing pedagang belum seluruhnya terdata," kata Mahmudi.

10 Mobil Pemadam Dikerahkan, Warga Diminta Jauh dari Lokasi

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam, mobil suplai air, dan ambulans. Personel TNI, BPBD, serta sejumlah instansi terkait turut membantu pemadaman dan pengamanan di lokasi.

Kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar. Langkah itu diambil agar masyarakat tidak mendekati titik kebakaran dan terhindar dari risiko korban.

"Pengamanan lokasi kejadian agar tidak didekati masyarakat untuk menjauh dari titik kebakaran demi mencegah jatuhnya korban," ujar Mahmudi.

Penyebab Masih Didalami

Hingga saat ini kepolisian belum menyimpulkan sumber api. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan bahan keterangan oleh petugas.

Keterangan sejumlah saksi menjadi bahan utama penyelidikan. Polisi juga mendata ulang bangunan yang terdampak untuk memastikan luas area yang terbakar.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan bahan keterangan oleh petugas," kata Mahmudi.

Pedagang Pasar Andir menunggu hasil pendataan sebelum mengetahui besaran kerugian dan langkah pemulihan usaha mereka.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top