JAWA BARAT — Jorge Martin harus puas finis keempat di sprint race MotoGP Mandalika 2026 setelah tekanan ban depannya bermasalah pada lima lap terakhir. Rider Aprilia itu sempat memimpin balapan, tetapi harus merelakan posisi teratas direbut Marc Marquez dan finis di luar podium.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menggelar sesi sprint race di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, dengan jarak tempuh 13 putaran. Marc Marquez keluar sebagai juara, disusul Ai Ogura di posisi kedua dan Fabio Diginantonio di posisi ketiga.
Jorge Martin sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal. Ia mampu memimpin balapan dan menjaga jarak dengan para pesaingnya. Namun, kondisi ban depan berubah drastis saat balapan menyisakan lima putaran.
Masalah tekanan ban memaksa Martin memperlambat lajunya. Marc Marquez memanfaatkan momen itu untuk menyalip dan mengambil alih posisi pertama. Martin bahkan sempat menengok ke belakang sebelum disalip, tanda ia sudah tidak bisa mempertahankan kecepatan.
Dua putaran terakhir jadi mimpi buruk bagi rider Aprilia tersebut. Ia melebar di tikungan ke-15, lalu disalip Ai Ogura dan Fabio Diginantonio secara berurutan. Martin akhirnya harus finis di posisi keempat.
Martin membuka penyebab penurunan performanya kepada TNT Sports. Ia mengaku sadar kondisi bannya tidak lagi ideal untuk balapan agresif.
"Ya, saya ada masalah dengan tekanan ban," kata Martin.
"Makanya saya harus membiarkan Marc melewati saya. Menyedihkan sih," tambahnya.
Meski kehilangan podium, Martin menegaskan hal terpenting baginya adalah menyelesaikan balapan tanpa insiden. Ia juga bersyukur tidak sampai didiskualifikasi akibat masalah teknis tersebut.
"Saya sebenarnya sudah memimpin dan menjaga jarak dengan baik. Tapi yang terpenting, saya bisa menyelesaikan balapan, tidak didiskualifikasi, dan tidak celaka," tutupnya.
Hasil sprint race Mandalika berdampak langsung pada papan klasemen sementara MotoGP 2026. Marc Marquez kini mengoleksi 343 poin, sementara Jorge Martin tertinggal empat poin dengan 339 poin.
Selisih tipis itu membuat persaingan keduanya semakin ketat menjelang balapan utama. Martin punya peluang membalas jika mampu tampil bersih tanpa kendala teknis di Sirkuit Mandalika.