Pencarian

Puskesmas Pabuaran Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik Jabar, Cakupan Bayi di Kabupaten Bogor Baru 63,4 Persen

Minggu, 11 Oktober 2026 • 14:46:31 WIB
Puskesmas Pabuaran Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik Jabar, Cakupan Bayi di Kabupaten Bogor Baru 63,4 Persen
Puskesmas Pabuaran Indah menerima penghargaan Geber Aksi 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat.

BOGOR — Capaian Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah dinilai berkat kerja kolaboratif lintas sektor. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat dua indikator utama yang masih jadi pekerjaan rumah: Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada bayi 63,4 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 61,3 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menyampaikan penghargaan Geber Aksi 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat itu bukan tujuan akhir. Menurutnya, pengakuan tersebut harus diterjemahkan menjadi penguatan pelayanan di lapangan.

"Kami tidak ingin pencapaian ini berhenti sebagai penghargaan, namun menjadi momentum untuk terus memperkuat pelayanan dan memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi," kata Fusia, Minggu 11 Oktober 2026.

Peran Puskesmas dan Posyandu dalam Pendataan Sasaran

Fusia menjelaskan, peningkatan cakupan imunisasi menuntut sinergi berbagai unsur. Mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, hingga partisipasi masyarakat.

Puskesmas dan Posyandu disebut punya posisi strategis dalam pelaksanaan pelayanan imunisasi, pendataan sasaran, serta edukasi kepada orang tua soal pentingnya imunisasi lengkap sesuai jadwal.

Angka 63,4 Persen dan Wilayah yang Perlu Perhatian

Data program imunisasi hingga Agustus 2026 menunjukkan cakupan IDL pada bayi di Kabupaten Bogor sebesar 63,4 persen. Sementara cakupan Imunisasi Baduta Lengkap mencapai 61,3 persen.

Dua angka itu menjadi perhatian Dinkes untuk terus mendorong peningkatan cakupan. Tujuannya agar semakin banyak bayi dan anak memperoleh perlindungan kesehatan sesuai kebutuhan dan jadwal yang dianjurkan.

Langkah Lanjutan: Pemeriksaan Bayi Belum Diimunisasi

Fusia menegaskan, penghargaan dalam ajang Geber Aksi 2026 akan dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemeriksaan terhadap bayi dan anak yang belum memperoleh imunisasi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader Posyandu, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lintas program. Target kami bukan hanya meningkatkan angka cakupan, tetapi memastikan imunisasi benar-benar menjangkau seluruh sasaran, terutama anak-anak yang berada di wilayah dengan cakupan rendah," jelasnya.

Ajakan ke Warga: Bawa Bayi ke Fasilitas Kesehatan Sesuai Jadwal

Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak masyarakat berperan aktif mendukung program imunisasi. Warga diminta membawa bayi dan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah, dan masyarakat, jangkauan pelayanan imunisasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor diharapkan semakin luas.

"Kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan imunisasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks