MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang Dibuka dengan Tema Lingkungan, 26 Kecamatan Ikut Pawai Kafilah

Penulis: Zaki Mubarak  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 16:34:31 WIB
siswa madrasah Kecamatan Pamulihan membuka MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang dengan tarian kolosal.

SUMEDANG — Sebanyak 300 siswa madrasah se-Kecamatan Pamulihan membuka perhelatan MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang dengan tarian kolosal di Lapangan Haurgombong, Selasa (7/7/2026). Ribuan peserta dari seluruh kecamatan turut dalam pawai kafilah yang meramaikan lokasi acara sejak pagi.

MTQ tahun ini mengusung tema “Peduli Lingkungan untuk Mewujudkan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045”. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Empat Target Keberhasilan dari Bupati Sumedang

Dony Ahmad Munir menyebut penyelenggaraan MTQ ke-49 memiliki empat indikator keberhasilan. Pertama, sukses penyelenggaraan dengan standar yang bisa menjadi acuan di masa depan dan mampu menarik ribuan warga hadir. Kedua, sukses prestasi dengan melahirkan qari dan qariah terbaik untuk mewakili Sumedang di tingkat provinsi dan nasional.

Ketiga, sukses ekonomi melalui peningkatan perputaran uang di masyarakat selama tiga hari pelaksanaan. Terakhir, sukses administrasi dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel.

Lomba Berlangsung Tiga Hari, Peserta dari Anak-Anak hingga Remaja

Gelaran MTQ berlangsung dari 7 hingga 9 Juli 2026. Cabang yang dipertandingkan meliputi seni baca Al-Qur’an dan hafalan Al-Qur’an untuk kategori anak-anak hingga remaja. Juara dari setiap cabang akan menjadi wakil Kabupaten Sumedang pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.

“MTQ adalah ikhtiar untuk meneguhkan tekad kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun pribadi, keluarga, lingkungan, hingga membangun daerah yang kita cintai,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir dalam sambutan pembukaan.

Mengapa Tema Lingkungan Diangkat Tahun Ini?

Pemkab Sumedang sengaja mengaitkan syiar Al-Qur’an dengan isu lingkungan. Tema “Peduli Lingkungan” diharapkan bisa mendorong peserta dan masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjaga kelestarian alam. Menurut Bupati, MTQ juga menjadi sarana menggemakan syiar hingga ke pelosok desa.

“Bagaimana anak-anak dan cucu-cucu kita terus termotivasi ingin belajar Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an, mengamalkan Al-Qur’an, dan menjadi qari-qariah yang berprestasi,” kata Dony.

MTQ ke-49 ini diikuti oleh seluruh 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Pawai kafilah dan penampilan seni menjadi daya tarik utama di hari pertama, menarik warga dari berbagai desa untuk datang ke Lapangan Haurgombong.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: inisumedang.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top