Baku Hantam di Tipzy Bears Bogor, Wali Kota Dedie Ancam Sanksi Tegas Jika Terbukti Langgar Izin

Penulis: Zaki Mubarak  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 18:13:31 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim ancam sanksi tegas jika Tipzy Bears terbukti melanggar izin.

BOGOR — Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memastikan pihak eksekutif tidak akan pandang bulu dalam menindak pengelola Tipzy Bears jika dalam razia mendadak ditemukan bukti pelanggaran administratif. Pernyataan tegas itu disampaikan Dedie di Balai Kota Bogor, Selasa (7/7/2026), sebagai buntut dari rekaman amatir yang memperlihatkan perkelahian antar pengunjung di klub malam tersebut.

”Kalau soal pelanggaran izin, regulasinya sudah jelas. Tinggal bagaimana komitmen penegakannya di lapangan. Siapa pun yang melanggar akan ditindak,” tegas Dedie.

Faktor Pemicu: Miras dan Pengunjung Luar Daerah

Dari informasi yang dikantongi pemkot, para pelaku keributan di Tipzy Bears tidak didominasi warga lokal. Banyak di antaranya merupakan pendatang dari luar daerah yang kebetulan tengah berkunjung ke Bogor. Faktor inilah yang mendorong pemkot menggandeng aparat kepolisian dan militer dalam patroli keamanan.

Berdasarkan kasak-kusuk di lapangan, konsumsi minuman beralkohol secara bebas di lokasi tersebut ditengarai menjadi sumbu pendek gesekan. Akibat pengaruh miras, masalah sepele seperti salah paham atau saling senggol di area joget dengan mudah menyulut emosi hingga berujung tawuran massal.

Pengawasan Diperketat dengan Sistem Tiga Shift

Guna memastikan pengawasan berjalan optimal, Dedie meminta Satpol PP memaksimalkan sistem kerja tiga shift agar penjagaan bisa menyisir waktu krusial hingga dini hari. Menurutnya, pemantauan THM tidak bisa dibebankan kepada pejabat struktural yang jam kerjanya terbatas.

”Saya minta segera lakukan monitoring, evaluasi, dan berikan teguran keras kepada pengelola (THM) agar insiden serupa tidak terulang kembali,” imbuh Dedie.

DPRD Panggil OPD Terkait

Langkah responsif juga diambil oleh pihak legislatif. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Said Mohammad Mohan, menyatakan pihaknya tidak tinggal diam melihat keresahan warga sekitar akibat keributan yang berulang di Tipzy Bears.

”Besok (Rabu, 8 Juli 2026), kami akan memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membedah masalah ini dan menentukan tindakan selanjutnya,” tutur Mohan.

Keresahan warga di sekitar Jalan Merdeka, Bogor Tengah, memuncak setelah insiden keributan massal kembali pecah pada Jumat (3/7/2026) malam lalu. Video adu jotos antar pengunjung kelab tersebut beredar luas di jagat maya dan memicu kecaman publik.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: bogorone.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top