SUKABUMI — SDN Pakujajar CBM mengukir sejarah baru. Sekolah dasar negeri di Kota Sukabumi ini dinobatkan sebagai SD dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Capaian itu sekaligus menjadikannya yang terbaik se-Jawa Barat.
Kepala SDN Pakujajar CBM, Sudirman, mengaku bangga sekaligus terharu. Menurutnya, prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh warga sekolah.
“Rasa syukur yang amat mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prestasi ini bukan sekadar tentang angka, melainkan buah manis dari kerja keras, doa, dan dedikasi anak-anak, guru pembina, serta dukungan tanpa henti dari para orang tua,” ujarnya.
Kelima siswa yang lolos akan bersaing di tiga bidang lomba. Matematika diwakili satu siswa, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dua siswa, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dua siswa.
Sudirman menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan sekolah negeri mampu bersaing di level tertinggi. Syaratnya, tata kelola pembinaan harus tepat.
Pencapaian ini tidak instan. Sekolah menerapkan konsep 3P: Pemetaan (Profiling), Pembinaan (Preparation), dan Pendampingan (Partnership).
Pemetaan bakat dan minat siswa di bidang sains dan matematika dilakukan sejak dini. Setelah itu, siswa mendapat pembinaan terstruktur dengan materi berjenjang sesuai standar soal OSN.
Pendampingan berlangsung melalui komunikasi intensif antara sekolah dan orang tua. Tujuannya, kondisi akademik, fisik, dan mental peserta tetap terjaga.
Pembinaan talenta OSN sudah dimulai sejak siswa duduk di kelas 3 dan 4. Program intensif dijalankan penuh sejak awal tahun ajaran.
Proses seleksi melalui tiga tahapan: tes diagnostik untuk mengukur kemampuan dasar dan penalaran, pengamatan sikap dan minat belajar, serta rekomendasi tim guru berdasarkan konsistensi akademik di kelas.
Sekolah juga memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Simulasi ujian dan latihan berkala digelar agar siswa terbiasa dengan soal berstandar OSN.
Tak hanya akademik, SDN Pakujajar CBM memberikan pendampingan mental dan spiritual. Sesi motivasi, rekreasi ringan, hingga doa bersama dilakukan agar peserta tenang dan percaya diri saat bertanding.
“Kami memiliki guru yang mengajar dengan hati, siswa yang memiliki semangat pantang menyerah, serta dukungan luar biasa dari komite sekolah dan orang tua. Ketika ekosistem pendidikan ini menyatu, hasil terbaik akan mengikuti,” jelas Sudirman.
Menghadapi OSN tingkat provinsi, sekolah menyiapkan strategi lanjutan. Mulai dari peningkatan kualitas materi melalui pendampingan pakar dan alumni OSN, memperbanyak simulasi Computer Based Test (CBT), hingga menjaga kebugaran fisik dan mental siswa.
Sudirman berharap seluruh peserta tampil maksimal dan melaju hingga tingkat nasional. “Target utama kami adalah melihat anak-anak tampil maksimal, jujur, dan percaya diri. Kami berharap mereka bisa lolos ke OSN tingkat nasional dan membawa harum nama Jawa Barat,” pungkasnya.