Pertamina Bor Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 di Kalimantan Utara, Targetkan Temukan Cadangan Migas Baru di WK Maratua

Penulis: Valdi Pratama  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:20:01 WIB
Pertamina Hulu Energi Lubuk Bangko (PHE LPB) memulai pengeboran sumur eksplorasi Tingkilan-001 di Wilayah Kerja (WK) Maratua, Kalimantan Utara, untuk mencari cadangan migas baru.

JAWA BARAT — Menggali Potensi Hidrokarbon di Formasi Menumbar

Pengeboran sumur Tingkilan-001 ini bukan sekadar kegiatan rutin. PHE LPB menargetkan Formasi Menumbar sebagai zona prospek yang dinilai memiliki potensi kandungan hidrokarbon. Penentuan titik bor ini didasari kajian geologi mendalam, analisis data seismik, serta kemiripan karakteristik dengan sumur-sumur eksplorasi lain yang sukses di wilayah sekitar.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, menegaskan bahwa sosialisasi ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk membangun komunikasi yang transparan dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, dalam menjalankan proyek investasi hulu migas, termasuk proyek eksplorasi Tingkilan ini, sehingga dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan," jelasnya.

Dukungan Penuh Pemerintah dan SKK Migas

Rencana pengeboran ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kaltara, H. Sapi'i, menilai proyek ini sebagai langkah strategis yang tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan investasi di daerah.

"Eksplorasi Sumur Migas Tingkilan–001 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang peningkatan investasi di Kalimantan Utara. Pemprov Kalimantan Utara siap terus berkolaborasi agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Senada dengan itu, SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) memastikan pengawasan ketat akan dilakukan. Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, Wisnu Wardhana, menekankan bahwa keberhasilan eksplorasi tidak hanya soal teknis, tetapi juga kepercayaan publik.

"SKK Migas berkomitmen memastikan setiap kegiatan hulu migas dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengutamakan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta keterbukaan informasi. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kegiatan eksplorasi ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi Indonesia," kata Wisnu.

Lahan Siap, Dokumen HGU Diteken

Di sisi lain, kesiapan lahan menjadi faktor krusial. PHE LPB telah menerima dokumen Hak Guna Usaha (HGU) dari PT Bulungan Citra Agro Persada (BCAP) sebagai tindak lanjut pembebasan lahan untuk titik pengeboran. Serah terima dokumen ini dilangsungkan di Jakarta pada Kamis (23/7).

Titik pengeboran sumur eksplorasi tersebut memang berada di area perkebunan milik PT BCAP. Direktur PT BCAP, Bambang Sulis, menegaskan dukungan penuh perusahaannya terhadap kegiatan negara ini.

"Kegiatan Pertamina merupakan kegiatan negara dan demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia, PT BCAP akan selalu mendukung kegiatan Pertamina yang berada di area perkebunan PT BCAP," ungkapnya.

Assistant Manager Land Matters & Formalities PHI, Adi Suryana, mengapresiasi sinergi tersebut. Menurutnya, dukungan PT BCAP menjadi faktor penting kelancaran operasional. Sementara itu, Kepala Desa Mangkupadi, Muhamad Halid, menilai sosialisasi ini sebagai bentuk keterbukaan informasi yang baik bagi warganya.

"Pelaksanaan sosialisasi ini memberikan informasi yang jelas kepada kami mengenai rencana kegiatan eksplorasi. Kami berharap komunikasi yang baik terus terjalin sehingga masyarakat dapat memahami proses kegiatan, ikut menjaga kondusivitas wilayah, serta merasakan manfaat dari keberadaan industri hulu migas bagi kemajuan Desa Mangkupadi," lanjutnya.

Dengan seluruh tahapan persiapan yang matang, PHE LPB optimistis pengeboran sumur Tingkilan-001 dapat berjalan sesuai prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Keberhasilan eksplorasi ini akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan produksi migas dari wilayah Kalimantan untuk puluhan tahun mendatang, sekaligus memperkuat posisi Pertamina di tengah transisi energi.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top