Review Dodge Charger Drift-Spec 750 HP: Dari Mobil Jalanan Jadi Mesin Drift 60 Hari

Penulis: Valdi Pratama  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:52:31 WIB
Dua unit Dodge Charger drift-spec berdaya 750 HP siap tampil di ajang Roadkill Nights di Pontiac, Michigan, pada 8 Agustus mendatang.

JAWA BARAT — Proyek semacam ini biasanya butuh waktu berbulan-bulan, tapi tim fabrikasi custom yang digawangi Mike Musto, direktur program di Hemmings, dan Suppy Wejpanich dari Suppy's Garage berhasil menuntaskannya dalam 60 hari. Hasilnya bukan sekadar modifikasi ringan—hampir semua komponen standar diganti demi satu tujuan: drifting performa tinggi.

Dua Varian, Satu Misi: BOOST Coupe dan Rapid People Mover

Dodge membuat dua unit Charger drift dengan pendekatan berbeda. Yang pertama adalah model dua pintu bernama BOOST Coupe, dibangun murni untuk performa. Satunya lagi, Rapid People Mover (RPM), tetap mempertahankan empat pintu dengan misi membawa penumpang saat demo drift.

Keduanya sama-sama mengandalkan mesin Hurricane twin-turbo 3.0-liter straight-six milik Charger Scat Pack. Di versi standar, mesin ini menghasilkan 550 tenaga kuda. Setelah melalui proses modifikasi, klaim tenaganya melonjak ke angka minimum 750 HP.

Jantung Mesin: Single-Turbo vs Twin-Turbo yang Dimodifikasi

Menariknya, jalur modifikasi kedua mobil ini berbeda. BOOST Coupe mengubah sistem twin-turbo pabrik menjadi setup single-turbo high-output. Sistem intake dan exhaust standar juga diganti dengan komponen custom.

RPM mempertahankan twin-turbo, tapi turbonya dimodifikasi berat. Sistem intake custom dan komponen pendingin baru ikut dipasang. Keduanya sama-sama melepaskan konfigurasi standar all-wheel-drive dan transmisi otomatis, diganti dengan transmisi manual yang hanya menggerakkan roda belakang—kombinasi yang tidak pernah ditawarkan pabrikan untuk Charger modern.

Sasis dan Kabin: Khusus Drift, Bukan Harian

Bagian suspensi dan sasis standar sudah ditukar dengan komponen heavy-duty yang dirancang khusus untuk drifting. Geometri kemudi juga diubah demi kontrol yang lebih baik saat mobil meluncur menyamping.

Interior produksi dibongkar total. Jok racing, roll cage, dan sabuk pengaman multipoint menggantikan kabin standar. Satu-satunya komponen yang tampaknya tidak tersentuh adalah kaca depan.

Tampilan: Sentuhan Purple Haze dan Aero Agresif

Secara eksterior, kedua mobil ini memakai hood custom, fender depan dan belakang yang lebih lebar, rear wing khas, serta sentuhan aero halus di berbagai sisi. Livery-nya menggabungkan warna baru Purple Haze dengan grafis balap dan drifting.

Yang Perlu Diperhatikan

Perlu dicatat, mobil ini adalah proyek one-off untuk pameran dan demo drift, bukan produk massal yang bisa dibeli. Tidak ada informasi harga atau rencana produksi terbatas. Bagi penggemar di Indonesia, mobil ini murni tontonan—bukan kendaraan yang relevan untuk pasar lokal.

Selain itu, tenaga 750 HP dengan penggerak roda belakang dan transmisi manual butuh keahlian tinggi untuk dikendalikan. Di tangan pembalap drift profesional, kombinasi ini ideal. Untuk pengemudi awam, risikonya jelas: oversteer bisa terjadi kapan saja.

Konteks: Roadkill Nights dan Charger Super Bee

Kedua drift-spec Charger ini akan tampil di Roadkill Nights pada 8 Agustus di Pontiac, Michigan. Acara tahunan yang disponsori Dodge ini juga menjadi ajang pamer Charger Super Bee terbaru—versi yang memakai mesin Hurricane high-output yang di

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top