BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah khusus bagi siapa saja yang berhasil membantu aparat menangkap Orang Tak Dikenal (OTK) pelaku pembakaran bendera Merah Putih dan rumah warga di Kota Bandung. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberantas gangguan keamanan dan aksi provokatif di wilayah Jawa Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan, jajaran Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat tengah bekerja cepat mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Penyelidikan dilakukan menyusul aksi pembakaran yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Ada pembakaran bendera ini akan kita lakukan penelusuran penyelidikan dan apabila para pelaku ini terbukti tentu akan kita lakukan proses karena telah membuat kegaduhan,” ujar Hendra, Sabtu (8/8/2026).
Hendra menegaskan, kepolisian tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pihak-pihak yang mencoba memecah belah persatuan bangsa melalui tindakan teror. Jika unsur pidana terbukti dan pelaku tertangkap, proses hukum tegas langsung diberlakukan tanpa kompromi.
Pernyataan tersebut mempertegas posisi aparat dalam merespons aksi pembakaran yang menyasar simbol negara dan properti warga. Kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas dan memastikan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi memberikan penghargaan bagi warga yang berperan aktif membantu penangkapan pelaku menjadi bagian dari upaya pengamanan terpadu. Pemerintah daerah menempatkan partisipasi publik sebagai elemen penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Fokus pengamanan saat ini tidak hanya menyasar kasus kriminalitas jalanan seperti begal dan peredaran obat terlarang, tetapi juga aksi-aksi provokatif yang meresahkan ketertiban umum. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berupaya menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga Jawa Barat.
Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi, mengetahui identitas, atau melihat keberadaan pelaku agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat. Partisipasi aktif warga dinilai dapat mempercepat proses penegakan hukum dan pengungkapan kasus.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama jajaran kepolisian akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini. Penegakan hukum yang tegas diharapkan memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa terulang di masa mendatang.