JAKARTA — Telkom tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menegaskan arah bisnisnya ke depan. Dalam pameran yang digelar di Jakarta itu, perusahaan membawa tiga zona tematik: Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone. Pembagian ini merepresentasikan kapabilitas Telkom dalam menyediakan solusi digital secara menyeluruh, dari infrastruktur hingga keamanan siber.
Perhatian utama pengunjung tertuju pada AI Zone. Di area ini, Telkom memperkenalkan AIcosystem, sebuah ekosistem kecerdasan buatan yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas dan solusi AI dari TelkomGroup. Ekosistem ini dirancang untuk menjawab kebutuhan transformasi di berbagai sektor industri.
Salah satu produk unggulan dalam AIcosystem adalah OCA. Platform ini menyasar persoalan klasik yang kerap dihadapi perusahaan besar: tersebarnya percakapan pelanggan di banyak saluran, mulai dari WhatsApp, media sosial, hingga email, sehingga sulit dipantau dan ditindaklanjuti secara cepat.
Melalui kapabilitas bernama OCA Interaction, seluruh saluran komunikasi tersebut disatukan dalam satu dasbor terpadu yang dilengkapi sistem tiket. Perusahaan dapat mengelola interaksi dan proses penyelesaian masalah pelanggan secara lebih terstruktur.
OCA juga dilengkapi sejumlah fitur berbasis AI, seperti AI Reply untuk menyusun jawaban, AI Translate untuk menerjemahkan bahasa, AI Enhance untuk memperbaiki kualitas kalimat, dan AI Summary untuk meringkas riwayat percakapan. Fitur-fitur ini dirancang agar respons terhadap pelanggan menjadi lebih cepat dan konsisten.
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa adopsi kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar tren teknologi. Menurutnya, AI adalah fondasi kritikal bagi setiap industri untuk mendongkrak efisiensi operasional, mengakselerasi pertumbuhan bisnis, serta merancang pengalaman digital yang lebih responsif dan berpusat pada pelanggan.
Pernyataan ini sejalan dengan riset yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan sistem komunikasi pelanggan yang responsif mampu mempertahankan pelanggan lebih lama. OCA dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut, terutama bagi korporasi yang melayani ratusan ribu interaksi pelanggan setiap harinya.
Selain OCA, Telkom juga menampilkan solusi lain di bawah pilar AI Hub dari Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini berperan sebagai pusat penyedia solusi kecerdasan buatan yang telah teruji dan dikembangkan untuk kebutuhan berbagai sektor industri.
Kehadiran solusi seperti OCA menjadi relevan bagi perusahaan di Indonesia, termasuk di Jawa Barat yang memiliki kawasan industri besar. Sektor perbankan, e-commerce, hingga manufaktur dinilai menjadi pasar potensial untuk layanan ini karena kebutuhan mereka akan pusat kontak (contact center) yang efisien sangat tinggi.
Dengan menghadirkan ekosistem AI yang terintegrasi, Telkom berharap dapat menjadi mitra utama bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam melakukan transformasi digital, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi kecerdasan buatan yang siap pakai.