Pencarian

Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha di Semester I 2026, Efisiensi demi Ketahanan Energi

Sabtu, 04 Juli 2026 • 15:39:01 WIB
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha di Semester I 2026, Efisiensi demi Ketahanan Energi
Pertamina melakukan pemangkasan 31 anak usaha pada semester I 2026 sebagai bagian dari transformasi bisnis.

JAWA BARAT — Pertamina resmi memangkas 31 entitas anak usaha selama enam bulan pertama tahun 2026. Program penataan ini mencakup merger, divestasi bisnis non-inti, hingga likuidasi entitas hulu migas yang sudah tidak aktif alias dormant.

Mengapa Pertamina Memangkas Puluhan Anak Usaha?

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan. "Streamlining ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina, yang juga sejalan dengan aspirasi Pemerintah dan Danantara," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Menurut Agung, penyederhanaan struktur grup diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi operasional. "Tujuan akhirnya adalah penguatan ketahanan energi nasional, pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional," tambahnya.

Likuidasi Entitas Dormant, Tak Ada Biaya Direksi Lagi

Program penataan ini menjadi prioritas strategis Pertamina untuk memperkuat fokus pada bisnis inti dan meningkatkan daya saing perusahaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah likuidasi terhadap entitas hulu migas yang sudah tidak aktif.

Menariknya, likuidasi tetap dilakukan meskipun perusahaan-perusahaan tersebut selama ini sudah tidak menimbulkan biaya operasional maupun pengeluaran untuk direksi dan komisaris. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk membersihkan struktur korporasi secara menyeluruh.

Dampak bagi Masyarakat dan Perekonomian Nasional

Dengan struktur yang lebih ramping, Pertamina berharap bisa lebih gesit dalam merespons dinamika pasar dan kebutuhan energi nasional. Perusahaan menargetkan efisiensi operasional yang lebih baik, yang pada akhirnya akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

Penyederhanaan ini juga diharapkan memperkuat kualitas tata kelola perusahaan (good corporate governance). Pertamina optimistis langkah ini akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional di tengah tantangan industri energi global.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks