CIREBON — Sebanyak ratusan atlet pelajar dari sejumlah kabupaten dan kota di Wilayah 3 Cirebon mengikuti pembukaan Popwilda Jabar yang berlangsung meriah. Acara itu dihadiri para pelatih, ofisial, pengurus KONI Kota Cirebon, dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Sportivitas Jadi Prioritas Utama
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menekankan bahwa Popwilda bukan sekadar ajang mengejar kemenangan. Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetisi ini untuk membangun karakter melalui nilai-nilai sportivitas.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ajang ini bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter melalui nilai-nilai sportivitas,” ujar Sekda dalam sambutannya.
Iing Daiman juga mengingatkan para atlet untuk tetap rendah hati jika berhasil menjadi juara. Sebaliknya, bagi yang belum meraih hasil terbaik, ia meminta mereka tidak menyerah dan terus meningkatkan kompetensi.
Popwilda Jadi Pintu Masuk Porprov 2030
Ketua KONI Kota Cirebon, Handarujati, menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada kotanya sebagai tuan rumah Popwilda Wilayah 3 Cirebon Tahun 2026. Menurutnya, ajang ini menjadi kesempatan emas bagi atlet pelajar untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
“Popwilda menjadi kesempatan yang sangat baik bagi atlet-atlet pelajar untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Bagi kami di KONI Kota Cirebon, ajang ini merupakan bagian dari proses pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi,” jelas Handarujati.
Ia menambahkan, Popwilda juga berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet potensial. Mereka yang terpantau akan dipersiapkan secara khusus untuk menghadapi Porprov Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2030.
Apresiasi untuk Para Pendamping Atlet
Dalam kesempatan yang sama, Sekda Iing Daiman menyampaikan terima kasih kepada guru, pelatih, pembimbing, dan manajer yang selama ini mendampingi proses pembinaan atlet pelajar. Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak lepas dari peran para pendamping yang sabar membimbing dan membentuk kemampuan mereka sejak dini.
“Bagi yang berhasil menjadi juara, tetaplah rendah hati. Sementara bagi yang belum meraih hasil terbaik, jangan pernah menyerah. Terus berlatih dan tingkatkan kompetensi, karena kesempatan untuk meraih prestasi selalu terbuka di masa depan,” tutupnya.