Pencarian

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Muhammad Alwi yang Lolos ke Gita Bahana Nusantara 2026, Akhir Penantian Empat Tahun

Rabu, 08 Juli 2026 • 23:22:31 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Muhammad Alwi yang Lolos ke Gita Bahana Nusantara 2026, Akhir Penantian Empat Tahun
Wakil Wali Kota Tasikmalaya memberikan apresiasi atas keberhasilan Muhammad Alwi lolos ke Gita Bahana Nusantara 2026.

TASIKMALAYA — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra, memberikan apresiasi langsung kepada Muhammad Alwi yang berhasil lolos sebagai wakil Jawa Barat pada ajang Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026. Prestasi ini menjadi yang pertama bagi Kota Tasikmalaya setelah empat tahun absen dari ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammad Alwi yang berhasil mewakili Jawa Barat di ajang nasional. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak Tasikmalaya memiliki potensi luar biasa,” ujar Diky di Tasikmalaya, Selasa (7/7/2026).

Perjalanan Alwi: Empat Tahun Pembinaan di Bawah Bimbingan Kepler Sianturi

Alumni SMAN 10 Tasikmalaya ini diketahui menjalani proses pembinaan secara konsisten selama empat tahun terakhir. Ia mengasah kemampuan vokalnya di LKP Symphony Music School di bawah bimbingan Kepler Sianturi. Perwakilan terakhir dari Kota Tasikmalaya di ajang GBN tercatat pada tahun 2022.

Sebagai peserta GBN 2026, Alwi akan bergabung dengan paduan suara nasional dan tampil dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Presiden. Perannya dalam upacara kenegaraan disebut setara dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang membawa nama daerah masing-masing.

Wakil Wali Kota: Momentum Membangun Ekosistem Pembinaan Talenta

Diky Chandra menilai keberhasilan Muhammad Alwi harus menjadi momentum untuk membangun ekosistem pembinaan talenta di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, maupun komunitas.

Ia mengaitkan semangat kolaborasi itu dengan nilai-nilai yang dipetik dari peringatan Tahun Baru Islam. “Alwi dan anak-anak muda lainnya adalah aset daerah. Tugas pemerintah dan masyarakat adalah menjadi pihak yang memberi ruang, dukungan, dan kesempatan agar bakat mereka terus berkembang. Jangan sampai talenta yang dimiliki padam hanya karena minimnya fasilitas,” katanya.

Dukungan Dunia Usaha Jadi Kunci di Tengah Keterbatasan APBD

Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Kota Tasikmalaya, Diky mendorong adanya pendataan dan pemberian apresiasi yang lebih cepat bagi putra-putri berprestasi. Ia menyebut prestasi tidak hanya lahir dari latihan, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang mendukung, mulai dari panggung pertunjukan, beasiswa, hingga keterlibatan sponsor.

“Bayangkan jika setiap pengusaha di Tasikmalaya membina satu talenta muda, membantu biaya pendidikan, menyediakan tempat latihan, atau membuka akses promosi. Dampaknya tentu akan sangat besar bagi kemajuan kota,” ungkap Diky.

Ia berharap keberhasilan Muhammad Alwi menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya. “Semakin banyak pembina yang melahirkan talenta baru, semakin banyak anak muda yang berani bermimpi. Prestasi anak Tasik di Istana Negara harus menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi seluruh warganya,” pungkasnya.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: priangan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks