DEPOK — Syahrioma tiba di Kantor Imigrasi Depok dengan membawa agenda penuh: meninjau langsung proses pelayanan, mengecek fasilitas yang tersedia, hingga berdialog dengan petugas dan pemohon. Ia datang didampingi jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat.
Dalam kunjungan yang berlangsung beberapa waktu lalu itu, Syahrioma menegaskan bahwa kehadiran pimpinan di lapangan bukan sekadar seremoni. "Pelayanan publik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Monitoring dan evaluasi menjadi sarana untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standar, sekaligus membangun budaya kerja yang profesional, responsif, dan berintegritas di seluruh jajaran Imigrasi Jawa Barat," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (8/7).
Pengarahan ke Pegawai: Disiplin dan Kompetensi Jadi Prioritas
Setelah meninjau area pelayanan, Syahrioma mengumpulkan seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok. Ia memberikan pengarahan khusus yang menekankan tiga hal: disiplin kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan penguatan koordinasi internal.
Menurut dia, reformasi birokrasi tidak akan berjalan tanpa komitmen dari setiap individu. "Kualitas pelayanan harus ditingkatkan secara berkelanjutan," kata Syahrioma dalam arahannya.
Dialog Langsung dengan Pemohon: Apa Kata Warga?
Syahrioma juga menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat yang sedang mengurus dokumen keimigrasian. Interaksi itu dilakukan untuk menjaring masukan langsung—apakah prosesnya cepat, jelas, dan memberikan kepastian.
Ia ingin memastikan tidak ada celah yang membuat pemohon merasa terbebani. Dari dialog tersebut, sejumlah catatan pun dikumpulkan untuk bahan perbaikan ke depan.
Komitmen Kepala Imigrasi Depok: Inovasi dan Kecepatan Layanan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menyambut baik hasil evaluasi dari kantor wilayah. Ia menyebut temuan di lapangan akan menjadi pijakan untuk menyempurnakan tata kelola pelayanan.
"Evaluasi dari Kantor Wilayah menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pelayanan di Kantor Imigrasi Depok. Kami berkomitmen menjaga standar pelayanan yang profesional, mempercepat proses layanan, serta terus menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat," kata Irvan.
Irvan menambahkan, peningkatan kualitas tidak hanya soal prosedur kerja. Menurut dia, penguatan kompetensi pegawai, perbaikan sarana pelayanan, dan budaya kerja berintegritas sama pentingnya.
Pengawasan Berkala: Bukan Sekadar Formalitas
Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal yang dilakukan secara berkala di seluruh satuan kerja Imigrasi Jawa Barat. Tujuannya konsisten: memastikan pelayanan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat berharap kepercayaan publik terhadap institusi semakin kuat. Kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian, tetapi juga dari transparansi dan akuntabilitas aparatur. ***