Pencarian

Rumah Batik Komar di Bandung Lestarikan Lebih dari 10.000 Desain, Kantongi Empat Paten Alat Produksi

Jumat, 17 Juli 2026 • 23:20:01 WIB
Rumah Batik Komar di Bandung Lestarikan Lebih dari 10.000 Desain, Kantongi Empat Paten Alat Produksi
Rumah Batik Komar di Bandung mengoleksi lebih dari 10.000 motif batik Nusantara sebagai upaya pelestarian budaya.

BANDUNG — Belasan ribu motif batik asli Nusantara tersimpan rapi di Rumah Batik Komar, Cigadung, Bandung. Sentra kriya ini mengoleksi lebih dari 10.000 desain kain guna memperkuat industri kerajinan tangan sekaligus menjaga nilai luhur budaya di tingkat global.

Pendiri Rumah Batik Komar, Komarudin Kudiya, menegaskan bahwa batik bukan sekadar kain bermotif. "Orang sering melihat batik hanya dari tampilannya. Padahal batik memiliki proses, ekspresi, dan nilai budaya yang tidak dimiliki kain bermotif batik hasil cetak," ujarnya saat menerima kunjungan wartawan dari Sindikasi Media Network (SMN) pada Rabu, 15 Juli 2026.

Inovasi Alat: Batik Pendulum dan Empat Paten Industri

Tidak hanya melestarikan desain, lembaga ini juga mengembangkan teknologi produksi. Inovasi bernama Batik Pendulum memanfaatkan prinsip ayunan untuk mengalirkan malam panas secara konsisten ke kain. Alat mekanis ini dinilai sangat efisien dibandingkan cara manual.

Berkat pengembangan tersebut, Rumah Batik Komar sukses meraih lisensi perlindungan kekayaan intelektual. Lembaga ini kini telah mengantongi empat paten industri resmi terkait berbagai inovasi peralatan, termasuk modifikasi perangkat pencantingan malam dan rancangan meja kerja khusus pembatik.

Eduwisata Batik: Dari Aceh Hingga Papua

Sentra produksi ini rutin menggelar workshop interaktif bagi masyarakat umum maupun rombongan khusus. Program Eduwisata Batik menjadi wadah pembelajaran langsung bagi pelajar hingga akademisi dari berbagai daerah. Peserta diajarkan filosofi sejarah serta teknik dasar perintangan warna menggunakan malam panas.

Kegiatan edukasi ini telah menjangkau masyarakat luas di berbagai wilayah Indonesia. Pelatihan membatik dilaksanakan secara konsisten mulai dari Provinsi Aceh hingga Papua.

Koleksi Canting Cap dan Dokumentasi Sejarah

Rumah Batik Komar juga mengamankan sekitar 4.000 canting cap berbahan tembaga berkualitas sebagai bagian dari pelestarian budaya. Selain itu, lembaga ini telah menerbitkan berbagai buku hasil penelitian akademis yang membahas sejarah motif kain tradisional.

Ketua Sindikasi Media Network, Arif Suharto, menyatakan komitmennya mendukung publikasi industri kerajinan nasional. "Kemarin ada pameran batik yang besar mempercayakan ke SMN. (Batik Komar-red) itu salah satu batik yang terkenal, batik tulisnya, batik capnya," kata Arif.

Kolaborasi pemberitaan positif ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat global serta menangkal klaim budaya asing terhadap warisan batik Indonesia.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks