Pencarian

300 Siswa SMP di Sukabumi Ikuti Simulasi Mitigasi Bencana saat MPLS, BPBD Bekali Teknik Pertolongan Pertama

Jumat, 17 Juli 2026 • 23:49:31 WIB
300 Siswa SMP di Sukabumi Ikuti Simulasi Mitigasi Bencana saat MPLS, BPBD Bekali Teknik Pertolongan Pertama
Personel BPBD memberikan materi mitigasi bencana kepada 300 siswa SMP di Sukabumi dalam simulasi yang digelar saat MPLS.

SUKABUMI — Bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, MPLS di SMP IT Adzkia kali ini diisi dengan pembekalan langsung dari personel BPBD Kabupaten Sukabumi. Para siswa baru, bersama dengan kelas VIII dan IX, mendapat materi dasar kebencanaan hingga praktik simulasi penanganan darurat di lingkungan sekolah.

Materi Apa Saja yang Diberikan?

Personel BPBD memberikan pemahaman tentang pengertian bencana, potensi bencana yang mengintai wilayah Sukabumi, hingga langkah mitigasi yang harus dilakukan saat kondisi darurat. Tidak hanya teori di dalam kelas, para siswa juga diajak mempraktikkan prosedur penanganan keadaan darurat, termasuk teknik dasar memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana.

Mengapa Edukasi Ini Penting bagi Pelajar Sukabumi?

Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Yuni Sri Heryanti, menegaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh indeks risiko bencana yang tinggi di daerah tersebut. Menurutnya, memulai edukasi dari anak-anak adalah langkah strategis untuk menekan risiko saat bencana benar-benar terjadi.

"Karena kita tahu Kabupaten Sukabumi memiliki indeks risiko bencana yang tinggi. Jadi kita mulai dari anak-anak, bagaimana mereka melakukan upaya mitigasi sehingga ketika terjadi bencana dapat mengurangi risiko," ujar Yuni.

Simulasi Bukan Hanya untuk Siswa Baru

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Cisaat ini tidak hanya menyasar siswa baru yang tengah mengikuti MPLS. Seluruh siswa kelas VIII dan IX juga dilibatkan agar pemahaman dan kesiapan menghadapi potensi bencana merata di seluruh warga sekolah.

Yuni menambahkan, materi mitigasi bencana ini sejalan dengan program Dinas Pendidikan yang mendorong terwujudnya sekolah yang aman dan nyaman. "Bagaimana sekolah itu menjadi sekolah yang aman dan nyaman, salah satunya adalah aman dari bencana," katanya.

Dampak Langsung bagi Warga Sekolah

Dengan adanya simulasi ini, para siswa diharapkan tidak lagi panik ketika menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan sekolah maupun di sekitar tempat tinggal mereka. Langkah-langkah penyelamatan diri dan pertolongan pertama yang dipraktikkan langsung menjadi bekal yang bisa diterapkan kapan saja.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: visi.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks