JAWA BARAT — Kabel bawah laut NCC dirancang dengan kapasitas 24 fiber pairs untuk menjawab kebutuhan konektivitas berlatensi rendah. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan layanan hyperscaler, pusat data, dan ekosistem AI di Asia Tenggara.
Proyek ini digarap Telin bersama mitra strategis BW Digital dan Nongsa Digital Park. Pendaratan kabel di Batam menandai proyek semakin dekat menuju tahap operasional penuh.
Menko Airlangga: Fondasi Fisik Koridor Digital RI-Singapura
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir langsung dalam prosesi pendaratan menegaskan, transformasi digital tidak cukup hanya dengan kebijakan. Menurutnya, infrastruktur fisik seperti NCC menjadi fondasi bagi terbentuknya koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura.
“NCC menjadi fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, sekaligus semakin memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (18/2).
Dampak Ekonomi: Multiplier Effect dan Kedaulatan Digital
Managing Director Business-2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, menilai investasi pada NCC merupakan langkah strategis memperkuat kedaulatan digital nasional. Ia menyebut infrastruktur ini bakal menciptakan efek berganda (multiplier effect) dengan mendorong tumbuhnya industri berbasis teknologi di Batam dan sekitarnya.
“Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menciptakan multiplier effect ekonomi dengan mendorong tumbuhnya berbagai industri di Batam dan Indonesia secara keseluruhan,” jelas Setyanto.
Telkom: NCC Bukti Kolaborasi Strategis Dua Negara
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan pembangunan infrastruktur digital akan terus menjadi fokus perusahaan. Ia menyebut NCC sebagai wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi.
“NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing. Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur konektivitas yang semakin kuat bagi Singapura sebagai hub digital regional,” ujar Dian.
Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menambahkan bahwa NCC merupakan bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE). Ke depannya, TelkomGroup akan terus memperluas ekosistem konektivitas digital untuk menjawab kebutuhan pelanggan global dan pelaku industri digital di Asia Tenggara.
Proyek NCC menjadi salah satu dari dua sistem kabel bawah laut Batam-Singapura yang dikembangkan TelkomGroup bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA). Keberhasilan pendaratan ini sekaligus memperkuat ketahanan jaringan dan memperluas pilihan jalur konektivitas antara Indonesia dan Singapura di tengah persaingan ekonomi digital global yang semakin ketat.