Pencarian

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Tradisional Jawa Barat Turun ke Rp47,95 Ribu per Kilogram, Anjlok 34 Persen dalam Sebulan

Selasa, 28 Juli 2026 • 10:56:31 WIB
Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Tradisional Jawa Barat Turun ke Rp47,95 Ribu per Kilogram, Anjlok 34 Persen dalam Sebulan
Pedagang menata cabai rawit merah di Pasar Induk Caringin, Bandung, Senin (27/7/2026).

BANDUNG — Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Jawa Barat kembali menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga komoditas ini berada di angka Rp47,95 ribu per kilogram pada Senin (27/7/2026) pukul 07.44 WIB.

Dalam sepekan terakhir, harga cabai rawit merah sudah turun Rp8.200 dari posisi Rp56,15 ribu per kilogram. Sementara jika dibandingkan tiga bulan lalu, harganya ambles 55,6 persen dari Rp108 ribu per kilogram.

Harga Cabai Rawit Merah Dekati Level Terendah Dua Tahun Terakhir

Penurunan ini menjadi yang terdalam dalam beberapa bulan terakhir. Rekor penurunan harga cabai rawit merah di Jawa Barat sebelumnya tercatat pada Mei 2025, yakni minus 47,71 persen.

Sebaliknya, kenaikan tertinggi terjadi pada Juli 2016, ketika harga melonjak hingga 107,11 persen. Dalam setahun terakhir, pergerakan harga cabai rawit merah di pasar tradisional Jawa Barat cenderung datar.

Sepuluh Komoditas Sembako Ikut Turun, Bawang Merah Paling Dalam

PIHPS mencatat, dari 21 bahan pokok yang dipantau di Jawa Barat, sebanyak sepuluh komoditas mengalami penurunan harga harian. Selain cabai rawit merah, bawang merah ukuran sedang menjadi yang paling tajam turun, yakni 31,01 persen dalam sebulan terakhir menjadi Rp37,15 ribu per kilogram.

Minyak goreng curah juga turun 2,95 persen menjadi Rp21,35 ribu per kilogram. Cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing turun 23,79 persen dan 22,16 persen.

Sementara itu, 11 komoditas lainnya justru naik. Daging ayam ras segar naik 5,36 persen menjadi Rp37,35 ribu per kilogram. Beras kualitas medium II naik 1,02 persen menjadi Rp14,85 ribu per kilogram.

Mengapa Harga Cabai Terus Merosot?

Meski PIHPS tidak merinci penyebab spesifik di balik penurunan ini, pola musiman panen raya di sejumlah sentra produksi Jawa Barat kerap menjadi faktor utama. Pasokan yang melimpah kerap menekan harga di tingkat konsumen.

Data PIHPS bersumber dari dashboard resmi Bank Indonesia di laman bi.go.id/hargapangan. Data diperbarui setiap hari kerja pukul 07.44 WIB.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks