JAWA BARAT — Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, menegaskan bahwa Indonesia memegang peran kunci dalam peta pertumbuhan global perusahaan. Melalui acara di Sirkuit Mandalika, Lombok, pekan lalu, Geely memamerkan portofolio produk yang mencakup beragam teknologi penggerak.
Portofolio Mesin Bensin, Hybrid, dan Listrik Dipamerkan Bersamaan
Geely tidak hanya membawa mobil listrik seperti Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i. Lini premium Zeekr 009 serta Zeekr 7X juga turut meramaikan stan. Namun, sorotan utama jatuh pada Geely Coolray yang menjadi model andalan di segmen SUV bensin.
"Kami menunjukkan bagaimana kekuatan Geely sebagai grup otomotif global mulai kami hadirkan secara lebih lengkap di Indonesia, baik melalui lineup kendaraan energi baru, ICE, hingga premium-luxury melalui brand Zeekr," ujar Evin Ye dalam pernyataan resmi yang dikutip Rabu (29/7/2026).
Geely Coolray Jadi Ujung Tombak di Segmen Konvensional
Strategi ini ditempuh karena segmen kendaraan konvensional masih mendominasi penjualan otomotif nasional. Geely tak ingin memaksa konsumen beralih ke kendaraan listrik, melainkan memberi pilihan sesuai kebutuhan mobilitas masing-masing.
Secara global, Geely Coolray telah mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 1,35 juta unit. Angka itu menjadi modal bagi Geely untuk memperkuat pangsa pasarnya di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa mesin bensin masih punya tempat di hati konsumen.
Uji Karakter SUV Bensin di Sirkuit Mandalika
Dalam sesi berkendara di lintasan, Geely memperlihatkan karakter SUV bensin Coolray. Pengujian dilakukan untuk menunjukkan kemampuan pengendalian, kestabilan saat menikung, serta respons akselerasi yang tetap nyaman di berbagai kondisi jalan.
Pendekatan multi-powertrain ini menjadi salah satu fokus utama Geely ke depan. Konsumen tidak perlu terburu-buru beralih ke kendaraan listrik, namun tetap bisa menikmati teknologi terbaru dari pabrikan asal China tersebut.