DEPOK — Ribuan pelamar kerja masih memadati Depok Town Square (Detos) pada hari kedua Job Fair Depok 2026, Rabu (5/8/2026). Bursa kerja yang digelar Pemerintah Kota Depok ini menjadi magnet bagi pencari kerja dari berbagai wilayah, tidak hanya warga setempat tetapi juga dari Bekasi dan sekitarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Nessi Annisa Handari, menyebutkan total ada 25 perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung pada 4-5 Agustus ini. Sektor yang dilibatkan cukup beragam, mulai dari perbankan, ritel, transportasi daring, hingga industri lainnya.
"Ada ribuan lowongan pekerjaan untuk para pencari kerja dari 25 perusahaan yang tergabung pada job fair," ujar Nessi.
Persaingan Ketat: Lulusan Baru Vs Pekerja Berpengalaman
Di tengah ramainya bursa kerja, sejumlah pelamar mengungkapkan tantangan yang mereka hadapi. Iwan, salah seorang pencari kerja, mengaku persaingan saat ini semakin berat, terutama dengan hadirnya para lulusan baru. Meski demikian, ia tetap berusaha mendapatkan pekerjaan tetap sambil menjalani pekerjaan lepas untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
"Datang ke Job Fair untuk mencari lapangan kerja, mudah-mudahan berhasil," katanya.
Hal senada disampaikan Romi yang rela datang dari Bekasi. Pria yang memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang makanan dan minuman (food and beverage/F&B) ini berharap bisa kembali bekerja di sektor yang sama. Namun, ia menyadari bahwa pengalaman kerja tidak selalu menjadi jaminan diterima.
"Sebelumnya saya sudah bertahun-tahun di bidang food, semoga saja bisa kembali mendapatkan pekerjaan," ujarnya.
Romi menambahkan, banyak perusahaan justru lebih memilih lulusan baru atau pelamar yang lebih muda dibandingkan pekerja berpengalaman. Kondisi ini membuat persaingan di bursa kerja semakin ketat.
Strategi Disnaker: Registrasi Aplikasi dan Tips CV
Untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, Disnaker Kota Depok menerapkan sistem registrasi wajib melalui aplikasi. Peserta yang telah mendaftar diwajibkan melakukan pemindaian QR Code dan menunjukkan bukti registrasi kepada panitia sebelum memasuki area job fair.
Sementara itu, Santi, pencari kerja yang baru lulus sekolah, mengaku telah mengirimkan curriculum vitae (CV) ke beberapa perusahaan yang berpartisipasi. Ia berharap lamarannya dapat diterima di tengah ketatnya persaingan.
"Saya sudah mencoba mengirimkan CV ke beberapa perusahaan. Semoga bisa diterima," katanya.
Nessi mengimbau para pencari kerja untuk menyesuaikan CV dengan kebutuhan perusahaan yang dituju. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu kunci untuk memperbesar peluang diterima bekerja.
Job Fair Depok 2026 merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Depok untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja.