SUMEDANG — Aksi corat-coret tembok di kolong jembatan Tol Cisumdawu berujung diamankannya seorang pemuda berinisial WA (23). Pelaku yang merupakan warga Kabupaten Bandung itu ditangkap aparat Polsek Jatinangor setelah aksinya di tembok pembatas jalan, tepatnya di Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, menjadi perbincangan warga setempat.
Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku langsung menjalani pemeriksaan intensif terkait aksi perusakan fasilitas umum itu.
"Pelaku vandalisme telah menjalani pemeriksaan di Polsek Jatinangor terkait aksi curat coret di tembok kolong Tol Cisumdawu tersebut," kata Rogers Thomas, Jumat (7/8/2026).
Bukan Hukuman Penjara, Pelaku Wajib Cat Ulang Tembok
Alih-alih memproses WA ke meja hijau, pihak kecamatan memilih pendekatan restoratif. Plt Camat Jatinangor, Endang Rohmayudi, menyebut penyelesaian kasus ini dilakukan dengan pembinaan serta sanksi sosial yang dinilai lebih mendidik.
"Hukumannya diberikan sanksi sosial, dikembalikan ke orang tuanya untuk melakukan pengecatan kembali," ujar Endang.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, WA membuat surat pernyataan bermaterai di hadapan aparat. Dalam pernyataannya, ia mengakui perbuatannya dan menyampaikan penyesalan mendalam karena telah merusak aset publik.
Isi Surat Pernyataan: Berjanji Tak Ulangi dan Siap Diproses Hukum
Dalam surat yang dibuatnya, pelaku berkomitmen untuk tidak mengulangi tindakan serupa maupun perbuatan melanggar hukum lainnya. Ia juga menyatakan kesanggupan untuk memulihkan kondisi tembok flyover ke keadaan semula dengan melakukan pengecatan ulang hingga tuntas.
Surat itu juga memuat ancaman tegas. Apabila WA tidak menepati seluruh isi pernyataan, ia bersedia diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pemerintah Kecamatan Jatinangor berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih peduli dan menjaga fasilitas umum yang merupakan kepentingan bersama.
Vandalisme Merebak, Kolong Tol Cisumdawu Kian Kumuh
Coretan vandalisme ternyata tidak hanya terjadi di wilayah Jatinangor. Aksi serupa terlihat di kolong jembatan Tol Cisumdawu wilayah Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Tembok-tembok benteng jembatan di sana, terutama di depan AMC, dipenuhi coretan yang merusak pemandangan.
Kondisi ini memperparah wajah kumuh kolong tol yang selama ini sudah dipenuhi terminal dan warung liar. Kawasan tersebut juga kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum tak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan kesan tidak terawat di pintu masuk perbatasan Sumedang-Bandung tersebut.