Butuh 4 Sekolah Baru Atasi Daya Tampung Terbatas, Pemkab Bekasi Ajukan Pembangunan SMA dan SMK ke Pemprov Jabar pada 2027

Penulis: Zaki Mubarak  •  Senin, 13 Juli 2026 | 20:01:31 WIB
Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan empat unit sekolah baru untuk mengatasi daya tampung terbatas di jenjang SMA dan SMK.

BEKASI — Empat unit sekolah baru (USB) yang diusulkan itu terdiri dari SMA dan SMK yang tersebar di sejumlah kecamatan. Dua di antaranya, SMAN 2 Cikarang Timur dan SMAN 2 Karangbahagia, telah memasuki tahap realisasi pada 2026. Sementara SMAN 2 Serangbaru dan SMKN 2 Babelan diproyeksikan menjadi prioritas pada 2027.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby Agus Ramdan, mengatakan usulan itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang menginginkan pemerataan layanan pendidikan negeri. “Target kami pada 2026 mengajukan dua USB kepada Pemprov Jabar. Meski kewenangan SMA dan SMK ada di provinsi, kami punya tanggung jawab memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat,” ujarnya saat meninjau bakal lokasi SMKN 2 Babelan di Kecamatan Babelan, akhir pekan lalu.

SPMB Setiap Tahun Jadi Indikator Tingginya Kebutuhan Sekolah Negeri

Menurut Boby, koordinasi antara Komisi IV DPRD, Dinas Pendidikan, dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 terus dilakukan agar kebutuhan sekolah baru bisa diakomodasi bertahap. “Setiap tahun SPMB selalu menjadi perhatian karena daya tampung terbatas. Solusi jangka panjangnya adalah menambah USB di wilayah yang memang membutuhkan,” kata dia.

Selain mengajukan pembangunan, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki usulan lokasi sekolah. Syaratnya, lahan berstatus jelas dan mendapat dukungan warga setempat. “Silakan masyarakat mengusulkan lahan yang memenuhi persyaratan. Kami akan membawa aspirasi tersebut ke Pemprov Jabar,” tambah Boby.

Lahan SMKN 2 Babelan Masuk Tahap Kajian, Target 2027

Bagian Sarana dan Prasarana KCD Wilayah 3 Kabupaten dan Kota Bekasi, Parhan Firmansyah, mengatakan pihaknya telah melakukan survei terhadap lahan yang diusulkan masyarakat di Kecamatan Babelan. Lahan itu menjadi calon lokasi pembangunan SMKN 2 Babelan. “Kami hadir untuk memfasilitasi dan menindaklanjuti usulan. Lahan akan dikaji, termasuk memastikan statusnya clear and clean,” ujar Parhan.

Ia menjelaskan, lahan yang memenuhi persyaratan akan melalui proses administrasi, termasuk hibah aset dari Pemkab Bekasi kepada Pemprov Jabar. Kecamatan Babelan saat ini baru memiliki satu sekolah kejuruan negeri, sehingga keberadaan SMKN 2 Babelan diharapkan mampu meningkatkan pemerataan akses pendidikan.

“Apabila seluruh persyaratan terpenuhi dan anggaran tersedia, kami berharap pembangunan SMKN 2 Babelan dapat direalisasikan pada 2027,” pungkas Parhan.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top