SDN 1 Wanaraja Garut Beri Penghargaan Tiga Siswa Juara di Hari Pertama Sekolah, dari Karate hingga Jaipong

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Senin, 20 Juli 2026 | 13:20:01 WIB
Tiga siswa SDN 1 Wanaraja, Garut, menerima penghargaan dari kepala sekolah pada upacara bendera hari pertama masuk sekolah.

GARUT — Upacara bendera di SDN 1 Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, berlangsung berbeda dari biasanya. Momen yang kerap menjadi agenda rutin pembuka tahun ajaran itu berubah menjadi ajang pemberian penghargaan bagi tiga siswa yang mengharumkan nama sekolah di tingkat regional dan nasional.

Mochammad Syauqi Zam Zami, Adhyasta Abiyu Akmal, dan seorang siswi peraih Juara 3 Garut Menari menerima langsung trofi serta piagam dari Kepala SDN 1 Wanaraja, Agus Koswara. Tepuk tangan panjang dari seluruh peserta upacara mengiringi prosesi tersebut.

Raihan Juara 1 Karate Tingkat Nasional

Mochammad Syauqi Zam Zami berhasil menjadi yang terbaik di kategori Kata SD/MI Kelas 4–6 Putra pada BKC Open Tournament Antar Pelajar Se-Indonesia Piala Bupati Bandung. Prestasi ini ia raih setelah bersaing dengan atlet-atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Adhyasta Abiyu Akmal menyabet Juara 3 Kata Beregu Pra Pemula Putra pada ajang BKC Open Tournament “Sawidak Tahun BKC” yang digelar di GOR Indoor Bedas Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Prestasi Seni Jaipong di Tingkat Kabupaten

Di bidang seni budaya, seorang siswi SDN 1 Wanaraja juga mencatatkan namanya sebagai Juara 3 Garut Menari dalam Pasanggiri Jaipong Tunggal dan Rampak tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung pada 18 Juli 2026. Ketiga capaian ini membuktikan bahwa siswa sekolah dasar tersebut mampu berprestasi di luar ruang kelas, di arena yang menuntut disiplin dan kerja keras.

Kepala Sekolah: Sinergi Tiga Pilar Kunci Prestasi

Menurut Agus Koswara, prestasi yang diraih ketiga siswa merupakan hasil kerja keras para siswa, dedikasi instruktur dan pelatih, serta dukungan penuh dari orang tua dan keluarga.

“Sinergi tersebut membentuk karakter disiplin, semangat berlatih, dan fokus sehingga mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi sekolah, keluarga, maupun masyarakat Garut,” ungkapnya.

Agus menegaskan bahwa pemberian penghargaan di hari pertama sekolah bukan sekadar seremoni. Langkah ini diyakini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk berani bermimpi dan terus mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat masing-masing.

Komitmen Sekolah Kembangkan Potensi Nonakademik

SDN 1 Wanaraja yang beralamat di Jalan KH. Yusuf Tauzirie No. 341, Kecamatan Wanaraja, merupakan salah satu sekolah dasar dengan jumlah peserta didik cukup besar di Garut. Dengan 16 rombongan belajar, sekolah ini berkomitmen mencetak generasi unggul tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga, seni, dan penguatan karakter.

Agus menambahkan, budaya apresiasi terhadap prestasi menjadi salah satu cara efektif membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di lingkungan sekolah. Melalui momen ini, ratusan siswa yang baru kembali belajar setelah MPLS mendapat teladan nyata bahwa kesungguhan berlatih dan dukungan keluarga mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: jabarbicara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top