Manajemen Talenta ASN Majalengka Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Bupati Eman: Kenaikan Jabatan Kini Berbasis Kemampuan

Penulis: Zaki Mubarak  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 15:33:01 WIB
Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan sambutan terkait raihan Juara 1 Manajemen Talenta ASN tingkat Jawa Barat.

MAJALENGKA — Sistem pengelolaan karier pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi bertransformasi. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), seluruh kebijakan promosi, rotasi, hingga mutasi ASN kini mengacu pada sistem Manajemen Talenta yang terukur dan transparan.

Langkah ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan digerakkan oleh aparatur dengan kapasitas terbaik, bukan berdasarkan kedekatan personal. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyebut kebijakan ini sebagai wujud nyata reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil.

Memutus Praktik Titipan dan Patronase di Lingkungan ASN

Eman menegaskan bahwa sistem ini dirancang untuk menghilangkan praktik titipan jabatan yang selama ini kerap menghambat kinerja birokrasi. Seluruh proses kenaikan pangkat dan jabatan kini dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka karena terpantau sistem.

“Implementasi Manajemen Talenta adalah wujud nyata reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil. Kita ingin memastikan siapa pun yang menduduki jabatan memang memiliki kapasitas terbaik untuk melayani masyarakat. Tidak ada lagi praktik titipan atau penyimpangan, karena seluruh prosesnya kini dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan terpantau sistem,” tegas Eman kepada wartawan, Senin (03/08/2026).

Penilaian Kinerja Tidak Lagi Subjektif, Ini Kriteria Penilaiannya

Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin, menjelaskan bahwa sistem Manajemen Talenta memetakan seluruh potensi pegawai ke dalam kelompok bakat secara terukur. Penilaian dilakukan menyeluruh dari kualifikasi pendidikan, rekam jejak kinerja, uji kompetensi, hingga integritas moral.

“Manajemen Talenta hadir sebagai solusi mendasar memangkas sistem patronase. Lewat sini, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Penilaian dilakukan secara menyeluruh: mulai dari kualifikasi pendidikan, rekam jejak kinerja, uji kompetensi, hingga integritas moral,” ujar Ikin.

Prinsip the right man on the right place pun benar-benar diterapkan. ASN berprestasi otomatis ditempatkan sesuai kapasitasnya dalam kerangka penilaian yang telah ditetapkan, sehingga isu yang tidak sesuai prosedur dapat dicegah sejak dini.

Data Kepegawaian Terintegrasi Digital, Begini Pengawasan Berjalannya

Penguatan sistem ini ditopang oleh digitalisasi data kepegawaian. Seluruh rekam jejak dan kualifikasi ASN kini tersaji secara digital dan terhubung langsung dalam aplikasi MyASN masing-masing pegawai.

Dengan dukungan data yang solid dan terintegrasi, pengawasan terhadap kinerja ASN menjadi lebih mudah. Hal ini sekaligus menciptakan iklim kerja yang sehat dan kompetitif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Deretan Prestasi BKPSDM Majalengka di Semester I 2026

Komitmen terhadap tata kelola kepegawaian yang bersih ini telah membuahkan hasil. Pada Semester I Tahun 2026, BKPSDM Kabupaten Majalengka berhasil meraih Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Barat serta Juara 2 Tingkat Kantor Regional BKN Jawa Barat & Banten dalam penilaian Program DMS Badan Kepegawaian Negara.

“Rangkaian raihan ini menjadi bukti nyata tata kelola data kepegawaian yang semakin tertib, akurat, dan terintegrasi,” tambah Bupati Eman.

Menurut Eman, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas ASN yang menggerakkannya. Lewat sistem ini, setiap aparatur diharapkan berani berinovasi dan meningkatkan kinerja dengan tenang, karena penghargaan akan diberikan setara dengan dedikasi dan prestasi yang disumbangkan.

“Inovasi ini menjadi pilar penting membawa Majalengka semakin maju, sejahtera, dan Langkung SAE,” pungkasnya.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: terasjabar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top