Pencarian

Prabowo Bongkar Upaya Penjualan PT PAL, PT Pindad, dan PTDI ke Asing: "Saya Larang!"

Minggu, 12 Juli 2026 • 12:40:01 WIB
Prabowo Bongkar Upaya Penjualan PT PAL, PT Pindad, dan PTDI ke Asing:
Presiden Prabowo menegaskan larangan penjualan PT PAL, PT Pindad, dan PTDI ke investor asing.

JAWA BARAT — Presiden Prabowo Subianto membongkar fakta mengejutkan di balik masa lalu tiga BUMN pertahanan nasional. Dalam sambutannya saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7), ia mengungkapkan bahwa PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia sempat diambang penjualan ke investor asing.

"Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia mau dibunuh. Mau dijual," ujar Prabowo di hadapan hadirin.

Namun, di bawah kepemimpinannya, langkah itu dihentikan. "Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual ke asing. Saya larang," tegasnya.

Bangkit dengan Tata Kelola Bersih

Prabowo menegaskan bahwa kunci kebangkitan BUMN pertahanan bukan sekadar suntikan modal, melainkan reformasi tata kelola. Pemberantasan korupsi menjadi prioritas utama agar perusahaan-perusahaan ini bisa beroperasi secara transparan dan efisien.

"Kita bangkitkan. Sekarang akan kita bangkitkan semua perusahaan-perusahaan itu," kata Prabowo.

Langkah ini dinilai krusial mengingat ketiga BUMN memegang peran vital dalam kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.

Produk Lokal Tembus Pasar Global

Upaya kebangkitan tersebut mulai membuahkan hasil. Prabowo membeberkan sejumlah pencapaian yang sudah diraih oleh BUMN pertahanan nasional.

PT PAL Indonesia, misalnya, kini mampu memproduksi kapal perang canggih. Kapal Cepat Rudal KRI Sampari disebut sepenuhnya dikerjakan oleh insinyur lokal. Perusahaan pelat merah ini juga sukses memproduksi kapal selam KRI Alugoro melalui skema transfer teknologi dengan Korea Selatan.

"PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal-kapal perang yang hebat-hebat," ujar Prabowo.

Sementara itu, PT Pindad berhasil menembus pasar Timur Tengah. Prabowo mengungkapkan bahwa pasukan militer Kerajaan Arab Saudi kini menjalin kerja sama pertahanan dengan PT Pindad.

"Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi ini akan dibangun oleh PT Pindad. Senjata kita teruji," tandasnya.

Pencapaian ini menjadi sinyal bahwa BUMN pertahanan Indonesia tidak lagi sekadar bergantung pada teknologi asing, tetapi mulai diperhitungkan sebagai pemain di industri pertahanan global.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: merahputih.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks