KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai memetakan arah kebijakan APBD 2027 dengan tiga sektor prioritas, yakni pertanian, pariwisata berkelanjutan (green tourism), dan infrastruktur. Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar menegaskan ketiga sektor ini bukan sekadar program tahunan, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan usai rapat paripurna penyampaian laporan realisasi APBD Kuningan Semester I TA 2026 di Gedung DPRD setempat, Selasa (14/7). Menurut Dian, konsistensi terhadap tiga sektor tersebut akan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Surplus Beras 120 Ribu Ton dan Cita-Cita Rumah Sayur
Sektor pertanian menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan. Bupati mengungkapkan sinergi yang dibangun selama setahun terakhir mulai menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya produktivitas.
“Kuningan sudah mampu mencatat surplus sekitar 120 ribu ton. Ke depan kami memiliki cita-cita membangun Rumah Sayur atau Pasar Sayur khusus, karena potensi hortikultura Kuningan sangat besar,” ujar Dian.
Pemerintah daerah menilai sistem pemasaran yang lebih baik menjadi kunci agar hasil panen petani tidak jatuh ke tengkulak. Rumah Sayur direncanakan menjadi pusat distribusi sekaligus tempat petani menjual langsung komoditas hortikultura.
Green Tourism: Jangan Sampai Pariwisata Merusak Alam
Di sektor pariwisata, pengembangan destinasi khususnya di kawasan lereng Gunung Ciremai harus berpijak pada prinsip pelestarian lingkungan. Bupati Dian mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadikan konsep green tourism sebagai pedoman.
“Jangan sampai pariwisata justru merusak alam. Saya sudah berkali-kali mengingatkan seluruh SKPD agar berhati-hati. Kekuatan utama Kuningan adalah bentang alamnya yang indah dan udaranya yang sejuk. Itu yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Pengembangan wisata tanpa mengorbankan ekosistem menjadi syarat mutlak agar daya tarik alam Kuningan tetap lestari dan mampu mendatangkan wisatawan dalam jangka panjang.
142 Ruas Jalan Diperbaiki, Target Kemantapan Jalan 82 Persen
Untuk menopang dua sektor unggulan, pemerintah daerah akan mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan kualitas jalan. Meski kondisi keuangan daerah masih terbatas, pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Sepanjang tahun lalu, sebanyak 142 ruas jalan telah diperbaiki sehingga tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Kuningan kini mencapai sekitar 82 persen. “Awal Agustus nanti proses lelang perbaikan jalan yang rusak akan dimulai. Tahun depan anggaran infrastruktur juga akan kita tingkatkan,” ungkap Bupati.