Pencarian

Weton Kliwon dalam Primbon Jawa: Watak, Makna, dan Mitos yang Menyertainya

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:31:31 WIB
Weton Kliwon dalam Primbon Jawa: Watak, Makna, dan Mitos yang Menyertainya

Belakangan ini pencarian seputar "weton" ramai dibicarakan, terutama sejak banyak orang penasaran soal weton mana saja yang menurut kepercayaan turun-temurun disebut pantang berkunjung ke tempat-tempat tertentu seperti Gunung Kawi. Salah satu weton yang paling sering ditanyakan dalam konteks ini adalah weton dengan pasaran Kliwon.

Dalam sistem penanggalan Jawa, weton merupakan gabungan antara hari dalam kalender Masehi (Senin hingga Minggu) dengan pasaran dalam kalender Jawa yang terdiri dari lima siklus, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi ini dipercaya membentuk karakter, watak, hingga jalan hidup seseorang menurut kepercayaan primbon Jawa yang diwariskan turun-temurun.

Kliwon sendiri dianggap sebagai pasaran yang paling sarat nuansa spiritual dibanding empat pasaran lainnya. Tidak heran jika banyak orang dengan weton berpasaran Kliwon penasaran dengan makna, watak, dan berbagai mitos yang melekat pada weton mereka. Artikel ini akan mengulasnya secara umum berdasarkan kepercayaan primbon Jawa yang masih hidup di tengah masyarakat.

Apa Itu Weton Kliwon?

Weton Kliwon merujuk pada hari kelahiran seseorang yang jatuh pada pasaran Kliwon, terlepas dari hari Masehi apa pun ia lahir. Karena pasaran Jawa berputar setiap lima hari, maka weton Kliwon bisa jatuh pada Senin Kliwon, Selasa Kliwon, Rabu Kliwon, Kamis Kliwon, Jumat Kliwon, Sabtu Kliwon, atau Minggu Kliwon, tergantung siklus mingguan yang berjalan.

Dalam perhitungan primbon, setiap hari dan pasaran memiliki nilai yang disebut neptu. Neptu hari dan neptu pasaran kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan neptu weton, yang selanjutnya dipakai sebagai dasar berbagai ramalan, mulai dari watak, rezeki, hingga kecocokan jodoh. Pasaran Kliwon sendiri memiliki neptu 8, salah satu nilai tertinggi di antara lima pasaran.

Karena nilai neptu yang tinggi itulah, weton Kliwon sering dikaitkan dengan sosok yang dianggap memiliki kepekaan batin lebih dibanding weton lain. Kepercayaan ini sudah ada sejak lama dan masih dipegang oleh sebagian masyarakat, khususnya di wilayah Jawa dan Jawa Barat yang memiliki akulturasi budaya Jawa cukup kuat.

Watak dan Karakter Weton Kliwon Menurut Primbon

Menurut kepercayaan primbon, orang dengan weton Kliwon digambarkan memiliki insting yang tajam dan kepekaan terhadap hal-hal yang tidak kasatmata. Mereka juga sering disebut memiliki kemampuan alami untuk membaca situasi maupun perasaan orang lain, meski tidak selalu mengungkapkannya secara terbuka.

Selain itu, weton Kliwon kerap dikaitkan dengan sifat yang tenang namun berwibawa. Dalam banyak versi primbon, mereka digambarkan sebagai pribadi yang lebih suka bekerja di belakang layar, memegang teguh prinsip, dan cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan penting.

Penting dipahami bahwa gambaran watak semacam ini bersifat umum dan merupakan bagian dari tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, bukan sebuah kepastian atau fakta yang berlaku mutlak bagi setiap individu berweton Kliwon.

Mitos dan Pantangan yang Sering Dikaitkan dengan Weton Kliwon

Salah satu alasan weton Kliwon banyak dicari belakangan ini adalah kaitannya dengan sejumlah mitos larangan berkunjung ke tempat-tempat yang dianggap sakral, salah satunya Gunung Kawi. Sebagian masyarakat percaya bahwa nuansa spiritual yang melekat pada pasaran Kliwon membuat weton ini perlu lebih berhati-hati saat mengunjungi lokasi-lokasi dengan aura mistis kuat.

Malam Jumat Kliwon juga menjadi salah satu momen yang paling identik dengan pasaran ini dalam kepercayaan Jawa, sering dikaitkan dengan berbagai ritual maupun pantangan tertentu. Namun perlu digarisbawahi bahwa ini murni bagian dari kepercayaan dan tradisi lisan masyarakat, bukan sesuatu yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos-mitos tersebut, banyak orang tetap menghormatinya sebagai bagian dari warisan budaya leluhur. Bagi yang ingin tahu lebih detail soal weton mana saja yang sering disebut punya pantangan khusus ke Gunung Kawi, termasuk penjelasan lengkapnya, bisa disimak pada artikel yang lebih spesifik membahas topik tersebut.

  • Weton Kliwon merupakan kombinasi hari lahir dengan pasaran Kliwon dalam kalender Jawa.
  • Neptu pasaran Kliwon bernilai 8, salah satu yang tertinggi di antara lima pasaran.
  • Watak yang sering disematkan: peka, tenang, dan berwibawa menurut kepercayaan primbon.
  • Malam Jumat Kliwon dianggap momen paling identik dengan nuansa spiritual pasaran ini.
  • Semua penjelasan watak dan mitos bersifat kepercayaan turun-temurun, bukan fakta ilmiah.

Untuk mengetahui secara lengkap daftar weton yang menurut kepercayaan masyarakat disebut dilarang berkunjung ke Gunung Kawi beserta penjelasannya, silakan baca Weton Apa Saja yang Dilarang ke Gunung Kawi? Ini Daftar dan Penjelasannya.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks