Pencarian

Pemkab Bogor Susun Roadmap Pasar Karbon, Targetkan 45 Ribu Pohon Jadi Sumber Ekonomi Baru Warga

Senin, 20 Juli 2026 • 19:11:31 WIB
Pemkab Bogor Susun Roadmap Pasar Karbon, Targetkan 45 Ribu Pohon Jadi Sumber Ekonomi Baru Warga
Pemkab Bogor menyusun roadmap pasar karbon sebagai panduan perdagangan kredit karbon dari 45 ribu pohon yang telah ditanam.

BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya menanam pohon untuk penghijauan. Mulai pekan ini, ribuan pohon yang sudah tertanam itu tengah disiapkan untuk masuk ke mekanisme perdagangan karbon nasional.

Pemkab Bogor menggelar pertemuan dengan PT TUV Rheinland Indonesia, Senin (20/7/2026), untuk membahas strategi pengembangan pasar karbon. Fokus utama diskusi adalah mekanisme perdagangan melalui IDX Carbon dan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).

Program Penghijauan yang Bernilai Ekonomi

Kabupaten Bogor dinilai memiliki potensi besar untuk menjalankan program penanaman pohon berbasis masyarakat atau Community Based Tree Planting Carbon Program. Model ini memungkinkan kegiatan penghijauan menghasilkan nilai ekonomi dari hasil penghitungan penyerapan emisi karbon.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pemerintah daerah sudah menjalankan program penghijauan secara bertahap. Hingga saat ini, jumlah pohon yang telah ditanam mencapai sekitar 45 ribu pohon dan semuanya terdata.

Bukan Sekadar Hijau, Tapi Ada Uangnya

Rudy menegaskan, program penghijauan tidak boleh berhenti pada perbaikan kualitas lingkungan saja. Ia ingin setiap pohon yang ditanam juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga.

“Fokus kami membangun sistem penanaman yang terdata dan berkelanjutan. Potensi perdagangan karbon melalui IDX Carbon merupakan nilai tambah yang bisa dikembangkan di masa mendatang,” ujar Rudy.

Menurut dia, program penghijauan perlu diarahkan agar masyarakat ikut menikmati hasilnya. “Bukan hanya lingkungan yang sehat, tapi kantong warga juga ikut terisi,” tambahnya.

Langkah Awal Menuju Ekonomi Rendah Emisi

Langkah Pemkab Bogor ini bagian dari upaya mendorong ekonomi hijau dan pembangunan rendah emisi di daerah. Dengan adanya roadmap pasar karbon, pemerintah daerah memiliki panduan jelas untuk mengelola aset lingkungan menjadi instrumen ekonomi.

Kerja sama dengan PT TUV Rheinland Indonesia menjadi langkah awal untuk memastikan sistem penghitungan karbon berstandar internasional. Ke depan, hasil verifikasi dari lembaga tersebut akan menjadi syarat utama agar kredit karbon dari Bogor bisa diperdagangkan di bursa.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor-today.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks