JAWA BARAT — Rekor demi rekor dihancurkan Luke Littler selama pekan final World Matchplay di Winter Gardens, Blackpool. Kemenangan 18-9 atas Gerwyn Price, Minggu (26/7/2026) malam waktu setempat, mengukuhkan dominasi sang pemain nomor satu dunia di pentas PDC. Ia menjadi penguasa pertama yang mempertahankan gelar sejak Phil Taylor pada 2013-2014.
Dominasi Sempurna di 2026: Sapu Bersih Semua Major TV
Kemenangan ini melengkapi koleksi sempurna Littler di semua PDC TV major sepanjang 2026. Sejak awal tahun, ia belum sekalipun tersentuh kekalahan di turnamen berformat televisi – dari World Championship, Masters, Premier League, hingga Grand Prix dan kini World Matchplay. Bahkan selama turnamen di Blackpool, ia hanya selisih sembilan leg dari lawan-lawan yang dihadapinya.
Angka-angka Gila: 111,53 Average Final dan 66 Kali 180
Statistik Littler sulit dipercaya. Average 111,53 di final menghancurkan rekor Phil Taylor (111,00) pada 2010. Ia juga mencatat enam kali finis di atas 100 – termasuk 170 checkout – dan mengumpulkan 66 180-an sepanjang turnamen, memecahkan rekor pribadinya sendiri. Pekannya dimulai dengan average 109 melawan Niko Springer, disusul average 113 dan sembilan dart sempurna kontra Nathan Aspinall, lalu average 109 dan 109 lagi di babak berikutnya.
"Ini Bukan Mudah, Tapi Saya Mainkan Dart Terbaik"
Littler mengakui tekanan di panggung tetap besar meski statistiknya sempurna. "Angka-angka mungkin terlihat mudah, tapi ketika Anda berdiri di sini, panasnya terasa, tidak mudah," ujarnya kepada Sky Sports. "Ini benar-benar pekan terbaik dalam hidup saya. Saya memainkan dart terbaik yang pernah saya mainkan. Dua tahun lalu saya kalah di babak pertama dari Michael. Sekarang bersama keluarga, kami melakukannya lagi. Ini versi terbaik diri saya."
Ayah Kecewa? Littler Batal ke Spanyol Demi Pro Tour
Alih-alih liburan ke Spanyol, Littler harus langsung terbang ke Leicester untuk mengikuti empat turnamen Pro Tour pekan depan. "Ayah saya mungkin tidak terlalu senang karena kami tadinya akan ke Spanyol, tapi sekarang kami akan ke Leicester," canda Littler. Targetnya tetap satu: menyapu bersih semua turnamen ranking. "Saya sudah mengecek peringkat Pro Tour. Saya harus ikut. Tidak peduli saya akan dikritik jika tidak lolos atau lolos sekalipun, saya tetap jalan."
Littler kini sudah menembus batas pendapatan £3 juta dari kariernya. Langkah berikutnya adalah BoyleSports World Grand Prix di Leicester (28 September–4 Oktober), Grand Slam of Darts di Wolverhampton (14–22 November), dan Kejuaraan Dunia (10 Desember–3 Januari) – semua disiarkan langsung Sky Sports. Ia kembali sebagai juara bertahan di masing-masing ajang tersebut.