BANDUNG — Sebanyak 12 negara dipastikan ambil bagian dalam World Boomerang Championships 2026 yang digelar di Lanud Sulaeman TNI AU, Kabupaten Bandung. Kejuaraan dunia ini tidak hanya mempertandingkan nomor ketepatan dan kecepatan lempar bumerang, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah selatan Bandung.
Berapa Target Dampak Ekonomi dari Ajang Ini?
Pemerintah Kabupaten Bandung belum merilis angka pasti proyeksi perputaran uang selama kejuaraan berlangsung. Namun, Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa kehadiran atlet, ofisial, dan pendamping dari 12 negara akan mendongkrak permintaan jasa akomodasi, restoran, transportasi, serta produk UMKM.
"Tentu sirkulasi ekonomi terutama dampak sport tourism akan berjalan. Terima kasih telah memberikan kepercayaan sehingga Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah kejuaraan dunia ini," ujar Dadang di Kabupaten Bandung, Senin.
Mengapa Bandung Selatan Dipilih Jadi Tuan Rumah?
Lanud Sulaeman dipilih karena memiliki lahan luas yang memadai untuk arena lempar bumerang. Selain itu, kawasan Bandung selatan dinilai memiliki potensi wisata yang bisa dikemas dalam paket perjalanan peserta. Pemerintah daerah akan memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan destinasi wisata, kuliner, hingga fasilitas perhotelan yang ada.
"Kami akan menginformasikan berbagai destinasi wisata, kuliner hingga fasilitas perhotelan yang ada di Kabupaten Bandung. Harapannya mereka tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga mengenal potensi daerah kami," kata Dadang.
Berapa Rata-Rata Belanja Wisatawan di Kabupaten Bandung?
Berdasarkan Rencana Strategis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung 2025–2029, rata-rata lama tinggal wisatawan di daerah ini mencapai 1,58 hari dengan pengeluaran sekitar Rp324.839 per orang. Dengan tambahan kunjungan delegasi internasional, angka tersebut diharapkan naik signifikan selama ajang berlangsung.
Target kontribusi lapangan usaha penyediaan akomodasi serta makan dan minum terhadap PDRB pada 2025 ditetapkan sekitar 2,35 persen. Angka ini ditargetkan meningkat secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya, salah satunya didorong oleh agenda sport tourism seperti kejuaraan bumerang dunia.
Sport Tourism Jadi Andalan Baru PAD
Pemerintah Kabupaten Bandung menempatkan olahraga sebagai salah satu sektor andalan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kejuaraan dunia ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda sekali jalan, tetapi berkelanjutan setiap tahun.
"Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di Lanud Sulaeman. Tentu ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan ekonomi dan PAD juga melalui pengenalan potensi wisata," ujar Bupati.
Dua Nomor Dipertandingkan, 12 Negara Siap Bersaing
World Boomerang Championships 2026 mempertandingkan dua nomor utama, yakni ketepatan dan kecepatan. Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus salah satu peserta yang akan bersaing dengan atlet dari negara-negara lain. Pemerintah daerah berharap penyelenggaraan ajang ini mampu memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.