Pencarian

Gubernur Dedi Mulyadi Sebut Mayoritas Begal di Jawa Barat Jaringan Luar Daerah, Pelaku dari Lampung Dominan

Kamis, 30 Juli 2026 • 09:54:01 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi Sebut Mayoritas Begal di Jawa Barat Jaringan Luar Daerah, Pelaku dari Lampung Dominan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan mayoritas pelaku begal di wilayahnya merupakan jaringan dari luar daerah, dengan dominasi asal Lampung.

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membeberkan data mengejutkan terkait kasus pembegalan di provinsinya. Berdasarkan laporan yang diterima dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, mayoritas pelaku yang berhasil diringkus merupakan pendatang dari luar daerah. Hal ini disampaikan Dedi saat meninjau Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026).

Lampung Jadi Pemasok Utama Jaringan Begal

Dalam keterangannya kepada awak media, Dedi Mulyadi secara spesifik menyebutkan asal daerah para pelaku. Ia mengungkapkan bahwa jaringan begal yang beroperasi di Jawa Barat didominasi oleh sindikat dari Lampung.

"Jaringan begal itu kan kebanyakan, mohon maaf ya menyebut daerah, itu kan Lampung ya yang tertangkap," ujar Dedi di lokasi peninjauan.

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa seluruh aksi kriminalitas di Jawa Barat dilakukan oleh warganya sendiri. Dedi menegaskan bahwa provinsi ini kerap menjadi sasaran operasi jaringan kejahatan antarprovinsi.

"Artinya, bahwa kejahatan itu tidak melulu dilakukan oleh warga Jabar, tetapi banyak orang luar warga Jabar merupakan jaringan dari sebuah kejahatan yang beroperasi di Jabar," tuturnya.

Grafik Kejahatan Menurun, Pemprov Jabar Dorong Peran Warga

Meski mengkhawatirkan, Dedi memastikan kondisi keamanan di Jawa Barat terus membaik. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto terkait tren kriminalitas di lapangan.

"Dari sisi grafik, saya tanya ke Pak Kapolda tadi, grafik pembegalannya, kejahatannya sudah makin turun," kata Dedi.

Untuk mempercepat penurunan angka kejahatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Sebelumnya, Dedi Mulyadi menggagas sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: visi.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks