JAWA BARAT — Kepolisian Durham Constabulary merilis rekaman dashcam yang memperlihatkan bagaimana petugas dari unit Roads and Armed Policing melacak serta mengepung kendaraan yang dilaporkan dicuri di dekat Rushyford pada akhir Juni lalu. Remaja tersebut dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk mengemudi berbahaya dan pencurian dengan pembobolan.
Manuver Koordinasi Ala "Need for Speed" di Jalan Sempit
Yang membuat pengejaran ini menarik bukan hanya kecepatannya, melainkan strategi yang dijalankan para petugas. Alih-alih sekadar membuntuti dari belakang dan menunggu momen melakukan manuver PIT, beberapa unit polisi mencoba mengepung Audi S5 dari berbagai arah. Radio komunikasi mereka terdengar tenang, layaknya koordinasi catur hidup, meski di lapangan seorang pengemudi nekat melaju dua kali lipat batas kecepatan.
Satu unit dikirim menuju Thinford untuk memasang spike strip, sementara unit lain bergeser ke arah Metal Bridge setelah Audi mengubah arah. Upaya pengepungan pertama nyaris berhasil, namun Audi sempat menerobos. Kontak fisik dengan mobil polisi dilaporkan merusak roda depan Audi, dan asap mulai terlihat dari kendaraan tersebut meski kecepatannya masih bertahan di kisaran 90 mph.
Ban Bocor Tak Menghentikan Laju, Hingga Akhirnya Terjepit
Spike strip akhirnya berhasil dilintasi Audi, tetapi ban yang rusak tidak membuat pengemudi menyerah. Ia justru memotong arah dengan melawan arus di sebuah bundaran (roundabout) dan sempat menjauh lagi. Namun, koordinasi petugas akhirnya membuahkan hasil. Beberapa mobil patroli—termasuk wagon BMW dan Audi—bergerak masuk dan mengunci pergerakan S5 dari semua sisi. Audi pun terpaksa berhenti total setelah kembali terjadi kontak dengan mobil polisi, mengakhiri pengejaran yang menempuh jarak sekitar 6 mil namun terasa jauh lebih lama.
Kunci Mobil Mewah Lain Ditemukan di Dalam Kabin
Saat menggeledah kabin, polisi menemukan banyak kunci kendaraan—mulai dari Ford, Mercedes, BMW, hingga beberapa unit Audi. Beberapa di antaranya tampak digantung bersama kunci rumah. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa remaja tersebut terlibat dalam aksi pencurian dan pembobolan yang lebih luas.
Setelah menjalani proses hukum, pengemudi yang masih berusia di bawah umur itu telah mengaku bersalah. Kepolisian Durham menyatakan ia ditahan sementara dan akan menjalani vonis pada Oktober mendatang.