Pencarian

Transisi Kepemimpinan BI: Prabowo Panggil Destry, Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas Utama

Jumat, 31 Juli 2026 • 11:37:31 WIB
Transisi Kepemimpinan BI: Prabowo Panggil Destry, Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas Utama
Presiden Prabowo Subianto menerima Gubernur Bank Indonesia Sementara, Destry Damayanti, di Istana Kepresidenan, Jakarta.

JAWA BARAT — Roda kepemimpinan di Bank Indonesia tengah berputar cepat. Kurang dari 48 jam setelah Perry Warjiyo menyatakan mundur dari kursi Gubernur BI, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak dengan memanggil Destry Damayanti yang kini ditunjuk sebagai Gubernur BI Sementara. Pertemuan di Istana Kepresidenan itu menjadi sinyal pertama bagaimana pemerintahan mengelola transisi di institusi penjaga stabilitas moneter ini. Pergantian Mendadak dan Respons Istana

Keputusan Perry Warjiyo untuk mundur di tengah masa jabatannya merupakan kejutan besar bagi pasar keuangan. Meski alasan resmi belum diumumkan secara rinci, langkah ini memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar dan ekonom. Istana tidak membuang waktu; penunjukan Destry, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Senior BI, dinilai sebagai langkah untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan yang berkepanjangan.

Pertemuan tertutup antara Prabowo dan Destry berlangsung singkat namun krusial. Meski tidak ada pernyataan resmi yang dirilis setelah pertemuan, sumber di lingkungan istana menyebutkan pembahasan difokuskan pada kesiapan BI menghadapi tekanan global dan penguatan koordinasi antara pemerintah dan bank sentral. Komitmen Jaga Rupiah di Tengah Tekanan

Sikap pasar yang fluktuatif pasca-pengunduran diri Perry menjadi perhatian utama. Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan di pasar forward, mencerminkan sentimen risk-off pelaku pasar terhadap ketidakpastian transisi.

Menanggapi hal tersebut, Destry dengan tegas menyampaikan komitmennya. “Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan, termasuk stabilitas nilai tukar rupiah,” ujarnya. Pernyataan ini menjadi jangkar psikologis bagi pasar bahwa kebijakan moneter tidak akan berubah drastis dan fokus utama tetap pada stabilitas. Sinyal Koordinasi Fiskal-Moneter

Pemanggilan Destry oleh Prabowo bukan sekadar formalitas. Dalam situasi transisi seperti ini, kepastian arah kebijakan menjadi hal yang paling dinanti. Langkah ini diinterpretasikan sebagai upaya Presiden untuk memastikan sinergi antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter BI tetap terjaga, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Pasar kini menanti langkah konkret selanjutnya, termasuk apakah Perry akan segera digantikan secara definitif dan siapa kandidat yang akan diajukan kepada DPR. Sampai saat itu tiba, semua mata tertuju pada bagaimana Destry menjalankan roda kepemimpinan sementara dan menjaga kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Follow www.jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: enamplus.liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks