SUMEDANG — Rapat lanjutan antara Forum Ormas dan Masyarakat Peduli Sumedang dengan DPRD Kabupaten Sumedang resmi digelar, Selasa (14/7/2026). Audiensi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan buntut dari pertemuan pertama pada 30 Juni lalu yang membahas kekhawatiran masyarakat terhadap berkembangnya fenomena LGBT di wilayah tersebut.
Desakan agar Aspirasi Tidak Sekadar Wacana
Koordinator Forum Ormas dan Masyarakat Peduli Sumedang, Ust. Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Pihaknya ingin mengetahui secara pasti langkah-langkah apa saja yang telah diambil DPRD setelah menerima aspirasi pada pertemuan sebelumnya.
“Audiensi lanjutan ini kami harapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan DPRD setelah menerima aspirasi masyarakat pada pertemuan sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan yang telah disampaikan benar-benar mendapat perhatian dan tindak lanjut yang konkret,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Ia juga mengimbau seluruh peserta yang telah terdaftar untuk hadir tepat waktu dan menjaga suasana tetap kondusif. “Pertemuan ini bukan sekadar forum penyampaian aspirasi, tetapi juga wadah membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan DPRD,” tuturnya.
Harapan Warga: Ada Keputusan Nyata
Haikal (23), salah seorang warga yang berencana mengikuti audiensi, menyuarakan harapan serupa. Ia mengingatkan agar pertemuan tidak berhenti pada diskusi tanpa ujung.
“Saya berharap pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi saja. Masyarakat tentu ingin mengetahui sejauh mana aspirasi yang telah disampaikan benar-benar ditindaklanjuti. Semoga ada keputusan atau langkah konkret yang bisa memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujar pria yang aktif mengkritisi penyimpangan tersebut.
Sinergi Masyarakat dan DPRD Diuji
Forum Ormas dan Masyarakat Peduli Sumedang berharap audiensi lanjutan ini mampu memperjelas tindak lanjut atas aspirasi yang telah disampaikan. Lebih dari itu, forum ingin memperkuat komunikasi dan sinergi antara masyarakat, DPRD, serta pemerintah daerah dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Sumedang.
Hingga berita ini diturunkan, DPRD Kabupaten Sumedang belum memberikan pernyataan resmi mengenai hasil pembahasan lanjutan tersebut. Publik menanti apakah pertemuan kali ini akan menghasilkan keputusan yang lebih konkret atau kembali berujung pada wacana.