BANDUNG — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hasbullah Rahmad meminta tata kelola keuangan dan administrasi Porprov Jabar XV/2026 dijaga secara akuntabel. Hal ini disampaikannya dalam keterangan di Bandung, Jumat malam lalu.
Hasbullah menegaskan, ada tiga target yang harus dicapai dalam penyelenggaraan ajang olahraga antar-kota/kabupaten tersebut. Ketiganya harus berjalan beriringan agar Porprov XV Jawa Barat menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.
"Target kita ada tiga, yaitu sukses prestasi, sukses penyelenggaraan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, dan sukses administrasi," kata Hasbullah.
Sukses Administrasi Kunci Cegah Temuan Hukum
Menurut Hasbullah, aspek administrasi kerap menjadi celah munculnya persoalan hukum di kemudian hari. Pengelolaan anggaran yang tidak tertib berpotensi menimbulkan temuan yang merugikan daerah.
Ia menekankan pentingnya pencatatan setiap transaksi dan penggunaan dana secara transparan. Hal ini dinilai krusial mengingat Porprov melibatkan banyak cabang olahraga dan panitia di tiga wilayah.
Jadwal Pembukaan di Bekasi, Penutupan di Bogor
Porprov XV Jawa Barat akan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026. Upacara pembukaan digelar di Kota Bekasi pada 7 November 2026, sedangkan penutupan direncanakan berlangsung di Kota Bogor pada 20 November 2026.
Kota Depok juga menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan. Ketiga kota ini akan menjadi pusat pertandingan berbagai cabang olahraga selama dua pekan.
Dampak Ekonomi Jadi Perhatian DPRD
Selain aspek administrasi, Hasbullah menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan Porprov. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat diharapkan menggerakkan sektor usaha lokal.
Ia mencontohkan, sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner di tiga kota tuan rumah akan terdorong selama ajang berlangsung. Karena itu, kesuksesan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari prestasi atlet, tetapi juga manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia berharap seluruh pihak terkait, termasuk panitia daerah, dapat bekerja sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, Porprov XV Jawa Barat dapat selesai tanpa meninggalkan persoalan administrasi di kemudian hari.